Bank Syariah “yang dirindukan sektor rill” UKM

Pasar perbankan syariah yang cukup menjanjikan seharusnya dapat dimanfaatkan oleh bank-bank syariah yang sudah ada sekarang ini. Produk perbankan syariah yang dapat mendukung dunia usaha terutama pembiyaan mudharabah merupakan produk ciri khas perbankan syariah yang pada mekanismenya menggunakan sistem bagi hasil. Dengan produk tersebut diharapkan perbankan syariah dapat menyentuh sektor rill terutama ukm yang note bane sering mengalami defisit keuangan dalam rangka pengembangan usahanya.

Dengan digalakkannya pembiayaan mudharabah oleh perbankan syariah tentunya bisa memberikan angin segar bagi sektor rill.

Dengan adanya sukuk yang lebih ke sektor keuangan semestinya tidak menyurutkan keinginan perbankan syariah untuk terjun langsung ke sektor rill. Kalau dilihat dari situasi ekonomi Indonesia secara nasional untuk saat ini keterlibatan perbankan syariah di pasar keuangan tidak akan memberikan perbedaan yang terlalu signifikan dibandingkan dengan yang telah diperankan perbankan konvensional.

Sebagaimana diketahui pasar keuangan sangat di dominasi oleh hal-hal yang berbau spekulasi yang mana itu tidak sesuai dengan konsep perbankan syariah yang bebas dari unsur-unsur spekulasi.

Selanjutnya sektor keuangan umumnya didominasi oleh usaha skala besar. Alangkah lebih baiknya dalam masa perkembangannya perbankan syariah lebih memfokuskan pembiayaannya kepada UKM yang selama ini mengalami kesulitan mengajukan pembiayaan kepada perbankan konvesional.

Dengan tidak menafikan berbagai risiko yang akan dihadapi bank syariah ketika mengucurkan pembiayaan mudharabah kepada UKM, sudah barang tentu menajemen risiko dan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) atau Good Corporate Governanve perlu diterapkan dengan baik oleh bank-bank syariah.

Dengan terjun langsung ke sektor rill, bank syariah dituntut mampu membaca situasi ekonomi saat ini dengan mengetahui prospek usaha yang menjanjikan untuk ke depannya. Manajemen yang berkompeten menjadi suatu keharusan bagi bank syariah mengingat besarnya risiko yang akan dihadapi pada sektor rill terutama UKM.

Sebagai lembaga yang menghubungkan antara pemilik dana dengan yang membutuhkan dana sudah seharusnya bank syariah dapat menyalurkan dana yang ada padanya ke sektor rill.

Mengingat bermain aman dengan hanya menempatkan dananya pada SWBI bukanlah tujuan didirikannya bank syariah melainkan bank syariah didirikan untuk menunjang kegiatan perekonomian dengan menunjang sektor rill.

Explore posts in the same categories: Ekonomi, Perbankan Syari'ah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: