Perbankan Syari’ah Sebagai Penopang Sektor Rill

Ketimpangan yang terjadi antara sektor rill dan sektor keuangan telah membuat sektor rill susah untuk berkembang. Sektor keuangan yang bisa memberikan keuntungan lebih cepat daripada sektor rill sangat menarik investor yang ingin mencari keuntungan semata dari transaksi yang dilakukan di pasar modal. Sementara sektor rill yang membutuhkan modal sama sekali tidak dilirik oleh investor karena tingginya risiko yang harus dihadapi pada sektor rill.

Begitupun dengan perbankan konvensional yang tidak mau ambil risiko dengan memberikan kredit pada sektor rill terutama UKM. Mereka lebih suka menyimpan dananya yang berlimpah pada SBI yang dapat memberikan keuntungan berupa bunga dan tidak memiliki risiko.

Hadirnya perbankan syari’ah dengan konsep bagi hasilnya diharapkan bisa memberikan kontribusi yang signifikan bagi sektor rill. Kehausan sektor rill akan tambahan modal untuk meningkatkan jumlah dan kualitas produksinya seyogyanya dapat dipenuhi oleh perbankan syari’ah. Sektor rill bukan untuk ditakuti bagi dunia perbankan melainkan sektor harus didukung yang didukung.

Selama ini dunia perbankan menganggap sektor rill terutama UKM menjadi sektor yang menakutkan, kalupun ada sektor rill yang diberikan pembiayaan itupun usaha skala besar yang dapat memberikan jaminan berupa barang atau nama besarnya. Perbankan seharusnya menjadi penopang dunia usaha terutama UKM dalam meningkatkan usahanya dengan memberikan pembiayaan.

bersambung………

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: